Software Prototyping dengan SketchFlow…

Dalam sebuah perancangan dan pengembangan sebuah software, baik untuk desktop application maupun website, pertama kali dibutuhkan komunikasi yang baik diantara kita sebagai developer dengan client yang menginginkan software tersebut. Masalah yang sering muncul adalah kesalahpahaman atas program yang kita buat, misalnya software yang kita buat mempunyai layout A, padahal sang client menginginkan layout B. Begitupula masalah content dari aplikasi tersebut. Hal-hal tersebut seringkali menghambat pekerjaan seorang developer dalam menyelesaikan proyeknya dengan segera, apalagi bila proyek tersebut dikejar deadline.

Untuk menyelesaikan persoalan tersebut, Microsoft meluncurkan software terbarunya, yaitu SketchFlow yang nantinya akan dimasukkan ke dalam Microsoft Expression Studio 3. Terdapat tiga buah fitur utama yang ditawarkan oleh SketchFlow, yaitu Effective Prototyping, Interactive Review, dan Powerful Documentation.

1. Effective Prototyping

Menggunakan SketchFlow membuat kita mudah untuk mengetahui alur User Interface dalam program yang kita buat, karena SktechFlow menyediakan layout yang kita inginkan dan juga transisi dari satu state ke state lainnya. Ini memudahkan user untuk membuat hierarki dari program yang dia buat.

2. Interactive Review

SkecthFlow membuat sketsa program anda hidup!! Karena dengan tools yang disediakan di dalamnya, anda dapat membuat software anda dalam bentuk sebuah sketsa. Dengan informasi yang ada tersebut, maka software ini mendukung sistem concept to completion. Dari prototype yang ada, maka kita dapat mulai mendesai interfacenya, dengan Expression Blend tentunya…:D

Dengan SketchFlow, kita dapat membuat, mencoba, menganalisis, dan membuat kembali program yang kita inginkan dalam bentuk prototype tersebut, sehingga kita tidak perlu membuat program sebenarnya berulang-ulang kali. Hal tersebut dapat memboroskan waktu dan resource..

3. Powerful Documentation

SkecthFlow menyediakan dokumentasi proyek yang kita buat dengan mendalam untuk prototype tersebut.

Kesimpulannya, SketchFlow membuat kita lebih fleksibel, efisien, dan komunikatif dalam mengembangkan sebuah software. Dengan tampilan grafis software kita dalam bentuk prototype diatas, maka kita akan dapat lebih memahami maksud dari client, dan itu dapat sangat efektif dan efisien terhadap waktu, serta dapat mengurangi terulangnya proses komunikasi developer-client yang terlalu sering…

~ Terima kasih untuk Bang Kresna atas tutorial nya…

Info lebih lanjut dapat dibaca disini

PR MIC

7 responses to “Software Prototyping dengan SketchFlow…

  1. Thanks on your marvelous posting! I quite enjoyed reading it, you’re a great author.I will make certain to bookmark your blog and definitely will come back from now on. I want to encourage continue your great posts, have a nice morning!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s