Mengenang Mas Muki

Sejujurnya, saya kurang kenal dengan mas Muki, lebih banyak komunikasi kami dihabiskan via facebook dimana pada saat itu ada suatu topik kontroversial yang coba saya bawa ke publik dan beliau memberikan tanggapan. Saya pun belum pernah mengambil kelas beliau selama beliau mengajar. Namun saya tahu bahwa beliau sudah cukup lama terkena penyakit, walaupun saya kurang tahu penyakit apa yang beliau idap.

Mengingat kompetensi dan perhatian beliau pada dunia Sistem Informasi, tak heran banyak sahabat-sahabat saya yang begitu dekat dengan beliau, karena beliau juga salah satu otak dibalik adanya prodi Sistem Informasi Fasilkom UI.

Kematian begitu dekat terasa, orang semuda dan secemerlang beliau bisa dipanggil Allah SWT dalam usia yang relatif mudah. Tak ada yang tahu kapan umur kita berakhir, dan bagaimana kita mengakhiri hidup ini. Tapi kita pasti ingin agar kehidupan kita berakhir dengan baik.

Mas Muki tentu menyadari bahwa kehidupan ini ada akhirnya, dan menyiapkan sesuatu sebelum berpulang tentunya merupakan cara terbaik menghadapi kematian. Inilah yang membuat saya salut dengan beliau. Mapres UI tahun 1996 ini ternyata membuat sebuah website kuliah gratis tentang IT Governance, dimana sebagian besar isinya merupakan slide kuliah dan notes yang beliau buat dengan beberapa dosen lainnya. Website ini dapat dilihat dengan mengakses alamat berikut ini : http://itgov.cs.ui.ac.id/wikimuki.htm.

Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah SAW bersabda :

إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ وَعِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ وَوَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh” (HR. Muslim no. 1631)

Berdasarkan hadits tersebut, kita dapat menarik kesimpulan bahwa ilmu yang kita ajarkan kepada orang lain, baik secara langsung maupun tidak langsung, dan bermanfaat bagi orang lain dapat menjadi amal jariyah yang tetap mengalir walaupun si empunya dan pemberi ilmu telah berpulang.

Selamat jalan mas Muki, tidak perlu mengenal Anda terlalu dalam untuk mengenal semangat Anda. Semoga Allah memberikan yang terbaik di sisi-Nya.

2 responses to “Mengenang Mas Muki

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s